Ditulis oleh farida | Ditulis di pakaian bayi | Ditulis tanggal 26 May 2008
Popok
Saat ini di pasaran tersedia berbagai jenis popok, baik yang terbuat dari kain ataupun jenis disposable (sekali pakai). Semuanya bisa digunakan. Cuma, ujar dr. Rini, untuk popok sekali pakai lebih baik digunakan pada bayi yang sudah agak besar, misalnya 6 bulan ke atas. Soalnya, frekuensi BAK dan BAB bayi baru lahir relatif lebih sering ketimbang bayi yang sudah agak besar. “Jika bayi tak tahan dengan bahan popok sekali pakai, bisa terjadi iritasi.” Tak demikian halnya dengan popok dari kain. “Setiap popok basah karena bayi mengompol, bayi akan bangun dan menangis minta diganti popoknya.” Jadi, popok kain jauh lebih aman bagi bayi, meskipun membuat ibu agak repot karena harus sering menggantinya.
Popok kain juga lebih praktis bila dibandingkan dengan celana. Pada saat si kecil BAB, Ibu tinggal membuka popok, lalu melipatnya ke arah kotoran. Setelah itu baru dibersihkan. Tapi bila memakai celana, membukanya agak repot, terutama bagi ibu-ibu baru. Lagi pula, pada umumnya celana, kan, tak ada yang cukup untuk bayi baru lahir. Jadi, bila menggunakan celana, bisa-bisa tinjanya ke mana-mana.
Lantas, manakah yang lebih baik antara popok kain yang bertali dan yang menggunakan peniti? “Keduanya sama-sama memiliki keunggulan dan kelemahan.” Popok bertali, kelemahannya mudah lepas namun lebih aman. Sedangkan popok dengan peniti lebih kuat tapi biasanya para ibu takut melukai bayinya dengan peniti. Sebenarnya, tak perlu khawatir, kok, Bu, karena bayi baru lahir pada umumnya belum banyak bergerak sehingga kemungkinan terjadi “kecelakaan” relatif kecil. Namun begitu, kehati-hatian dalam menggunakan peniti tetap diperlukan.
Gurita
Dulunya gurita digunakan karena dianggap bisa mengecilkan perut bayi dan mencegah pusar bodong. Padahal, sewaktu baru lahir perut bayi memang besar, namun lama-kelamaan akan mengecil sendiri. Kalau untuk tali pusat yang belum puput, kain kasa sebenarnya sudah cukup membantu.
Jadi, sekarang ini fungsi gurita sebenarnya sudah tak jelas lagi. Para dokter justru menganjurkan tak memakaikan gurita pada bayi. Apalagi kebanyakan ibu biasanya melilitkan gurita dengan erat ke tubuh bayi. Akibatnya, bayi jadi sering muntah. “Bila Ibu takut si kecil kedinginan karena tak memakai gurita, kaos dalam bisa dijadikan alternatif. Walaupun kebesaran, namun tetap bisa menghangatkan, kok,” kata Rini.
Bedong
Untuk bayi baru lahir, kegunaan bedong bisa dikatakan cukup besar karena suhu tubuhnya masih menuntut tak boleh terlalu dingin dan juga terlalu panas. Nah, fungsi bedong untuk menghangatkan tubuh bayi. “Waktu dalam perut, bayi, kan, hangat terus karena tak ada suhu luar. Tapi ketika lahir ke dunia, suhunya berbeda sehingga bayi ingin merasakan kehangatan,” tutur Rini. Namun, hal ini lebih berlaku pada bayi yang beratnya kurang dari 3000 gram, karena kondisi tubuhnya yang demikian akan membuatnya cepat rewel bila kedinginan.
Jadi, Bu, bedong bukan berfungsi untuk meluruskan kaki bayi sebagaimana pandangan yang ada selama ini. Jika pun Ibu diminta untuk membedong bayi seerat mungkin, semata-mata agar ikatan tersebut tak terlepas ketika bayi bergerak. Yang penting diperhatikan, ingat Rini, bagian dada dan perut bayi jangan dibedong terlalu ketat karena bayi baru lahir bernafas melalui perut sehingga bisa menghambat pernafasannya.
Sarung tangan dan kaki
Para ibu biasanya masih takut menggunting kuku bayinya yang baru lahir. Padahal, kuku bayi cepat sekali tumbuh sehingga cepat panjang. Nah, sarung tangan berfungsi agar muka bayi tak lecet karena kukunya sendiri.
Tapi sarung tangannya harus sering diganti, ya, Bu, karena bisa menyebabkan lembab. Kalau sudah begitu, kotoran akan mudah menempel yang berarti bisa cepat terkena jamur dan bahkan infeksi. Untuk menanggulanginya, kebersihan sela-sela tangan bayi perlu mendapat perhatian ekstra. “Bersihkan dengan kapas yang telah dicelupkan di air. Atau, selagi bayi dimandikan, jangan lupakan bagian ini,” nasihat Rini. Hal ini juga berlaku pada sela-sela kaki.
Setelah bayi berusia satu bulan, sarung tangan sebaiknya tak digunakan lagi. Ibu harus sudah berani menggunting kuku-kuku si kecil. Sementara sarung kaki, sebenarnya tak begitu bermanfaat bila bayi sudah dibedong.
Sepatu
“Sepatu yang baik untuk bayi adalah yang terbuat dari kain,” terang Rini. Tapi sebenarnya, sepatu bagi bayi belum berfungsi secara utuh. Bukankah bayi belum bisa berjalan? Jadi, fungsinya lebih sebagai asesori atau penghangat kaki.
Kalaupun bayi sudah dapat berjalan, sepatu yang baik pun jangan yang berat. “Bisa-bisa bayi jadi malas belajar berjalan karena keberatan sepatu,” ujar Rini.
Topi
Untuk bayi baru lahir, topi memiliki kegunaan tersendiri, yakni mencegah pengeluaran panas karena pengeluaran panas lebih banyak dari kepala. Sayangnya, bagian ini kerap terlupakan. Yang sering terjadi, setelah bayi dipakaikan baju yang hangat, namun kepalanya dibiarkan terbuka.
Jadi, tandas Rini, pada awal 2 minggu pertama, sebaiknya bayi dipakaikan topi, terutama untuk bayi kecil. Pada umumnya topi bayi terbuat dari kain yang menutupi seluruh kepala sehingga yang terlihat hanya muka bayi saja. Toh, untuk menutup kepala bayi tak harus dengan topi. “Kepala bayi bisa juga dililit dengan bedong atau menggunakan selimut yang sudah dilengkapi dengan topi.”
Bando
“Biasanya bando dipakaikan pada bayi perempuan untuk membedakannya dengan bayi laki-laki, karena sewaktu baru lahir, bayi hampir tak dapat dibedakan bila dilihat selintas,” kata Rini. Bila sudah agak besar, bando bisa digunakan untuk mempermanis penampilan bayi.
Namun tentu saja, bando boleh dipakaikan asalkan aman. Bahan karetnya tak terlalu keras, karena biasanya karet yang keras akan meninggalkan bekas bila bando tersebut dilepas. “Perhatikan juga modelnya. Bando yang terbuat dari kain bisa digunakan untuk bayi.”
Sebaiknya hindari bando yang dilengkapi asesoris mudah terlepas karena dapat membahayakan bayi. Terlebih pada bayi yang sudah agak besar, akan mengambil dan memasukkannya ke dalam mulut.
Hal lain yang penting, jangan sampai bando mengenai ubun-ubun bayi yang masih sangat lunak. Jadi, pakaikan bando di bagian dahi bayi.
Sumber: http://www.tabloid-nakita.com
Artikel Terkait:
Daftar Perlengkapan Pakaian Bayi
Bayi Tak Boleh Dipakaikan Gurita


Hi… i’m Jasmine Swan, mau nanya beli popok yang warna warni seperti gambar diatas dimana ya?
i’m 7 months pregnant, dan popok yang selama ini saya liat tdk begitu bgs, any suggestions on what product i should wear?
thanks a lot
love
jasmine swan
terimakasih atas kunjungannya bu..
popok yg seperti di atas biasanya disebut cloth diaper/ reusable diaper. keterangan tentang ini bisa dibaca di http://mommygadget.com/2009/01/29/pilih-popokcelana-yang-mana-ya/
merk terkenal adalah BUMWEAR. selain itu jg ada merk MOTHERCARE.
semoga membantu ya..