Ditulis oleh farida | Ditulis di pernik bayi | Ditulis tanggal 27 May 2008
Pacifier alias empeng memang sering dibutuhkan dan menemani si kecil. Tahukan anda cara merawat pacifier agar tetap higienis dan aman?
- pilih orthodontic pacifier.
- pilih pacifier dengan pelindung yang berukuran lebih besar dari mulut bayi. Tujuannya, agar bayi tidak dapat memasukkan seluruh pacifier ke dalam mulutnya
- cuci empeng dot (pacifier) dengan sabun dan bilas dengan air hingga bersih. Lakukan setiap kali empeng tersebut kotor atau terjatuh ke lantai, atau setidaknya sekali sehari
- untuk bayi usia kurang dari 6 bulan, selalu sterilkan empeng (setelah dicuci)

- jangan pernah mengikatkan empeng tersebut ke pita/tali panjang dan lalu mengalungkannya ke leher atau tangan bayi anda, atau menggantungkannya di box bayi. Salah-salah, si kecil malah bisa terjerat pita/tali empengnya
- buang karet empeng yang sudah robek, usang, berlubang atau ada bagian yang lepas. Ganti empeng si kecil dengan yang baru, paling tidak 2 bulan sekali. Atau lebih cepat dari 2 bulan, jika bayi anda sangat getol mengempeng
- jika bayi anda menggigiti empengnya, beri ia teether sebagai gantinya. Ini untuk menghindari kalau-kalau ada serpihan empeng yang ia gigiti menyangkut di tenggorokannya yang bisa menyebabkan si kecil tercekik
- jangan gunakan dot yang ada di botol susu sebagai empeng dot (pacifier). Kalau bayi anda mengempeng dengan kuat, salah-salah dot bisa terlepas dan menyebabkan bayi anda tercekik/tersedak
- jangan menyimpan empeng di dalam kantung plastik, karena lingkungan lembab di dalam plastik menyebabkan tumbuhnya jamur
- jangan menyalutkan madu atau zat manis lainnya pada empeng. Lagipula, bayi kurang dari 1 tahun belum boleh mengkonsumsi madu
- jangan berbagi empeng dengan anak/bayi lain
Sumber: http://www.ibudananak.com
Artikel yang berkaitan: Si Empeng yang Kontroeversial

