MENCUKUR RAMBUT BAYI

1

Posted by farida | Posted in pernik bayi | Posted on 29-06-2008

Mencukur rambut bayi merupakan satu tradisi yang biasa dijalankan dalam serangkaian aktivitas menyambut kelahirannya. Ada yang mencukurnya secara tuntas ada pula yang hanya dipotong sedikit sebagai simbol saja. Mencukur rambut bayi dipercaya dapat memperlebat tumbuhnya rambut bayi. Walaupun sebenarnya hal ini masih perlu ditinjau lagi mengingat lebatnya rambut sangat terkait dengan faktor genetik :)

Kapan Dilakukan?

Bermacam-macam jawabnya. Jika menurut ajaran agama Islam, mencukur rambut bayi dilakukan di hari ke-7 kelahiran. Dalam adat Jawa, mencukur rambut bayi dilakukan ketika selapan, yaitu bayi tepat berumur 35 hari. Sedangkan dalam adat Bali, mencukur bayi dilakukan pada saat bayi berumur 6 bulan.

Kalau dilihat dari segi kepraktisannya, maka mencukur bayi di awal-awal kelahirannya lebih menguntungkan karena bayi relatif tidak banyak bergerak. Hal ini tentu sangat membantu untuk mencegah luka karena bayi terlalu banyak merespon. Maka, sebaiknya mencukur rambut bayi dilakukan ketika bayi sedang tertidur pulas. Atau bisa juga dengan dibantu menyusui agar bayi tenang.

Apa Saja Peralatannya?

Mencukur rambut bayi ini sebenarnya bisa dilakukan oleh orangtua sendiri. Peralatannya pun tidak sulit didapatkan. Untuk mencukur rambut bayi hanya diperlukan:

  • pisau cukur. Berikan mata pisau yang baru. Model pisau cukur yang nyaman dan aman untuk orang dewasa tentu yang terbaik digunakan
  • sabun/sampo. Pilih yang aman untuk bayi. Sabun/sampo ini gunanya untuk memudahkan pencukuran sehingga hasilnya rapi dan melicinkan kulit kepala agar tidak mudah tergores
  • air bersih. Tempatkan di mangkuk kecil. Gunanya untuk membersihkan pisau setiap kali mencukur

Caranya?

Cara mencukur rambut bayi sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang biasa dilakukan orang dewasa. Tahap-tahapnya antara lain:

  1. posisikan bayi senyaman mungkin. Sebaiknya bayi dipangku/digendong selama pencukuran untuk memudahkan proses serta mengontrol gerak bayi. Agar pencukuran lebih efektif, posisikan bayi setengah duduk sambil menyandarkan leher dan punggung bayi pada lengan kita. Hal ini agar posisi kepala bayi cukup terbuka bagian depan maupun belakangnya sehingga pencukuran dapat dilakukan langsung dari dahi menuju tengkuk.
  2. basahi rambut bayi dan sisir rambut bayi ke belakang untuk mempermudah pencukuran
  3. kerik sedikit sabun atau celupkan mata pisau ke dalam sampo yang sudah diencerkan
  4. mulailah mencukur dari depan ke belakang secara merata. Cukurlah pangkal rambutnya, bukan ujungnya hingga hasilnya lebih rapi. Tidak perlu terlalu menekan. Rambut bayi sangat halus. Dengan  sedikit  sisiran  mata pisau  yang licin  saja rambut bayi sudah tercukur
  5. celupkan mata pisau ke dalam air bersih setiap kali selesai satu alur mencukur untuk membersihkan rambut hasil cukuran yang menempel di mata pisau sehingga pisau bisa digunakan kembali
  6. rapikan sisa rambut yang belum tercukur dengan  hati-hati. Biasanya rambut tidak tercukur karena posisinya yang sulit diraih. Bentuk kepala bayi kadang tidak bulat sempurna. Ada beberapa bagian cekung atau tersembunyi seperti di balik telinga. Tidak usah memaksakan harus bersih tuntas jika memang sulit dilakukan
  7. basuh kepala bayi dengan air hangat untuk membersihkan seluruh sisa cukuran
  8. sikat tengkuk bayi dan bagian lain setelah rambut kering untuk membersihkan sisa cukuran yang mungkin menempel di kulit. Gunakan sikat rambut bayi yang lembut

Nah. kini kepala bayi sudah rapi tercukur. Dengan perawatan yang tepat, semoga rambut si kecil benar-benar indah ya tumbuhnya :)

Comments (1)

Thanks info nya. Sangat berguna. Kemungkinan saya akan mencukur dengan alat electronic cukur, tapi yang aman. :)

Write a comment