Nyamannya Melahirkan dalam Air

8

Ditulis oleh farida | Ditulis di persalinan | Ditulis tanggal 21 Aug 2008

Jika diibaratkan, rasa sakit saat melahirkan secara normal (melalui vagina) hampir sama dengan rasa sakit saat anggota tubuh diamputasi. Beberapa waktu kemudian ditemukan cara melahirkan dengan operasi Caesar. Operasi ini tidak terlalu sakit karena menggunakan anestesi. Tetapi orang-orang juga berpendapat bahwa rasa sakit setelah melahirkan justru lebih lama dibanding rasa sakit waktu melahirkan biasa. Namun kini telah ditemukan cara baru yang lebih tidak sakit: melahirkan dalam air.

Melahirkan dalam air, atau istilah kerennya Water Birth, adalah suatu metode melahirkan secara normal melalui vagina di dalam air. Konsep mengenai metode ini ternyata telah timbul sejak lama, sejak tahun 1960-an dari pemikiran seorang peneliti Rusia, Igor Charkovsky. Metode ini terus dikembangkan dan akhirnya mulai dibuat protokol medisnya sejak tahun 1991 di Rumah Sakit Monadnock Community, New Hampshire, Amerika Serikat. Kini, rumah sakit di Amerika dan Inggris telah banyak menggunakan metode ini. Di Indonesia metode ini juga telah digunakan, walaupun masih jarang.

Keuntungan dan Kontra Indikasi

Sebetulnya, manfaat paling baik dari metode melahirkan dalam air ini adalah bagi bayi. Air yang digunakan adalah air hangat dengan suhu 37oC yang suhunya mirip dengan suhu dalam rahim ibu. Sehingga begitu keluar dari rahim ibu, bayi merasakan keamanan dan kenyamanan seperti dalam rahim ibu, sehingga ia bisa lebih beradaptasi. Setelah dikeluarkan dari dalam air, barulah bayi tersebut menangis. Bayi juga menjadi lebih bersih dari kotoran dan darah.

Selain manfaat bagi bayi, manfaat bagi ibu juga ada dan lebih banyak, diantaranya:

  • ibu menjadi lebih nyaman dan rileks saat melahirkan, juga membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang timbul karena ibu cemas. Hal ini dikarenakan air hangat dapat mengurangi pelepasan hormon stres dan memicu pengeluaran hormon endorfin sebagai penghambat rasa sakit
  • memudahkan gerak ibu karena berat jenis air membantu ‘meringankan’ berat badan ibu. Air hangat ini juga dapat meningkatkan energi ibu
  • membantu menimbulkan kontraksi uterus yang efisien dan peredaran darah pada daerah rahim menjadi lebih lancar, sehingga oksigen untuk bayi juga meningkat. Selain itu, perineum juga dapat menjadi lebih elastis, sehingga mengurangi resiko robekan pada vagina saat melahirkan

Namun, sama seperti prosedur medis lainnya, selalu ada resiko tindakan medis. Untuk menghindari ‘efek samping’ dari metode ini, ada beberapa hal yang mutlak harus dihindari, seperti:
- Adanya kontra indikasi seperti pada kehamilan normal, yaitu seperti bayi lahir sungsang
- Adanya penyakit menular seksual seperti herpes karena virus herpes tidak dapat mati dalam air hangat
- Adanya perkiraan perdarahan berlebih, preeklampsia, atau infeksi kehamilan
- Kehamilan kembar
- Adanya perkiraan bayi lahir prematur
- Adanya mekonium (feses bayi) yang berlebih

Sumber: http://www.tanyadokteranda.com

Artikel Terkait:

Tips Trimester Ketiga

Tips Bagi Ayah Baru

Posisi Bersalin, Mana yang Terbaik?

Jumlah Komentar (8)

well…..aku baru tahu kenapa ibu sayang banget sama anaknya. karena anak seperti bagian tubuh dari ibu. sakitnya aja kan kayak di amputasi.
tulisannya bagus id.
selamat.

Aku sering baca tentang keuntungan melahirkan di dalam air, tapi di mana ya aku bisa melahirkan di dalam air? RUmah sakit terdekat denganku nggak bisa. Bahkan kelahiran pertama lalu, aku sempet kecewa karena walau katanya posisi melahirkan boleh bebas, ternyata prakteknya aku harus berada di tempat tidur. Padahal aku kepingin sekali melahirkan jongkok.
Mohon diberitahukan juga di mana bisa melahirkan di air ya?

Thanks

beberapa RS yg menyediakan waterbirth:
Sam Marie Hospital terletak di Jl. Wijaya I No. 45, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12170.
Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Jaya terletak di Jl. Dr. Saharjo No. 120, Jakarta Selatan.
Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Jakarta terletak di Jl. Teuku Cik Ditiro No. 28, Menteng , Jakarta Pusat.
Harapan Bunda Maternity Hospital Jl Tukad Unda , Renon, Denpasar.

oya, kalo misalnya pd detik2 terakhir ternyata proses persalinan tdk sesuai dgn keinginan kita, jgn sewot ya… krn tenaga medis kan yg paling tau kondisi ibu+janin saat itu. sehingga dicari cara terbaik utk memperlancar proses persalinan. bisa jd saat itu bersalin di tmpt tidur lbh baik drpd posisi jongkok. btw, kalo nawar jongkok di tmpt tidur gmn? :P (kidding)

ini kehamilan pertama aku,baru mo masuk usia 5 bulan.tapi dah mulai deg2an niy mengenai kelahiran.kata orang dngn menggunakan water birth gakan terlalu sakit.kalo di bandung di mana aja ya yg bisa pake cara water birth??makasih

selamat buat vika atas kehamilannya.
sayangnya di bandung blm ada fasilitas water birth tu..

tetap enjoy selama kehamilan dan persalinan ya…
moga ibu dan bayi sehat selalu :)

Wah Vika, selamat ya.. Aku juga hamil pertama, masuk usia ke 6 bulan ini. Lucu banget kalo pas malem si kecil nendang - nendang.. maklum dia cowok.. makanya nendangnya kenceng banget, bakat pemain sepak bola kalee..

Hai semua, saya seorang father to be … terakhir bundanya di usg sama dokter katanya bayi masih sungsang, n leher kelilit satu kali. Usia kehamilan saat ini sekitar 30 minggu. Bagaimana cara persalinan yang bagus ya? apa masih bisa normal?? Soalnya bundanya ga mau lahirin cesar ….. pengen normal ….. Oya maaf kalo OOT ya

utk informasi lbh lanjut ttg bayi sungsang, silakan baca di http://mommygadget.com/2009/03/21/8-penyebab-kehamilan-sungsang/
semoga membantu :)

Tulis Komentar