Ditulis oleh farida | Ditulis di ABK | Ditulis tanggal 07 Sep 2008
Disleksia adalah kelainan neurobiologis yang mengakibatkan seseorang kesulitan membaca atau mengucapkan kata dengan ejaan yang benar. Gangguan ini dapat diatasi dengan tekun melatih anak disleksia sehingga dapat membaca dengan lancar.
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi pengajar anak disleksia:
1. Gunakan alphabet dari kayu untuk mengajar nama dan sequence– huruf besar dahulu, kemudian huruf kecil– tutuplah mata anda untuk merasakan bentuk dan ingatlah nama dan hubungan suara
2. Gunakan “jembatan keledai” dan gambaran untuk menyediakan gambaran dan “jembatan keledai” untuk suara
3. Gunakan label “huruf hidup” dan “huruf mati”, dan ajarkan mengenai tugas yang mereka lakukan
4. Ajarkan menulis bersambung sejak tahap awal– latihlah di udara, di pasir , di papan tulis dan di buku
5. Kembangkan struktur untuk pembukaan pada tingkatan huruf, kata, kalimat, dan kalimat panjang untuk semua kelas, untuk kelompok di kelas dan untuk sendiri-sendiri. Sumber pembelajaran Dyslexia seperti Alpha and Omega ( Hornsby) dan Units of Sound ( Dyslexia Institute) akan membantu
6. Biarkan anak-anak mengembangkan bank kata-kata/kamusnya sendiri atau kartu atau buku catatan dimana mereka dapan berlatih kata-kata yang sulit, baru atau kata-kata tidak beraturan
7. Bicarakan mengenai huruf, kata-kata dan cerita-cerita untuk menciptakan minat terhadap kata-kata dan buku
8. Gunakan bantuan teknologi untuk pekerjaan pribadi– kaset rekaman dan headphones, computer, dan lain-lain
9. Bermain permainan untuk mengulangi pembelajaran
10. Berikan latihan membaca, menulis dan mengeja sebanyak-banyaknya untuk meningkatkan kemampuan otomatis, dan ingatlah– anak-anak dyslexia perlu latihan lebih banyak daripada anak-anak normal
Sumber: British Dyslexia Institute
Artikel Terkait:



mo nanya..aku punya kakak yang deseksia..itu aku tau juga dari ibunya temenku waktu aku maen kerumahnya terus..kakakku sekarng usianya udah 21 tahun..dia sekarang jadi orang yang cukup tertekan..terus sempat juga menyimpang..kek minum minuman keras..dan sekarang dia jadi orang yang pesimis banget..gimana yah caranya wat dia punya semangat wat maju..apalagii dia udah dewasa..aku tau dia mampu loh..plis bales ya e-mailku..
waah…sayang ya kalo gara2 disleksia kita sampe tertekan dan salah jalan. padahal disleksia ini bisa disembuhkan lho…dan disleksia bukan harga mati bagi seseorang bahwa dia tidak akan bisa sukses.
mungkin adik tau kalo george w.bush dulu disleksia? selain itu jg ada whoopie goldberg, tom cruise, bahkan penulis legendaris agatha christie ternyata disleksia jg.
ajaib?
jadi, sepertinya tidak ada alasan lagi utk pesimis ya.
ajak sang kakak berkonsultasi dan menjalani terapi yang diperlukan.
gali potensi dan fokus utk mengembangkannya.
sebenarnya org disleksia itu memiliki bnyk kelebihan lho…
nanti saya posting ya…
sukses selalu!
hai.. sy mau tanya anak saya umur 5 thn kembar, yang satu punya ciri2 spt disleksia.. tapi saya belum tahu pasti apa dia mengidap diles\ksia atau tidak tapi yang jelas saudara kembarnya yang satu sudah mengenal huruf tapi anak saya yang satu sangat sulit mengenal huruf sampai sekarang dia hanya mampu menulis angka secara benar 1-4 saja. Saya mau tanya apa ada dopkter atau terapi apa yang bisa tahu apa anak saya mengidap disleksia atau tidak, thx infonya tlng balas ya
setahu saya, normalnya anak bisa baca tulis itu umur 7-8 tahun. jd wajar aja kok bu kalo si kecil blm mengenal dan menulis huruf atau angka.
memang skrg TK sudah diajari baca-tulis ya,,,tapi kalau tidak bisa mengikuti bukan berarti ada kelainan.
umur si kembar sebenarnya masih perlu bnyk stimulus motorik kasar dan halus. ibu bisa lbh fokus kesana dibanding mengajarinya baca-tulis.
sekedar meniru mencoretkan suatu huruf, bisa saja dilakukan. tapi mengenal dan membaca huruf dan angka membutuhkan ketrampilan kognitif yg nanti anak normal jg akan menguasainya jk tiba masanya.
selamat ber-senang2 dgn si kecil!
Ibu, tulisan Ibu “Mengajar Anak Disleksia” saya tampilkan di blog saya. Saya yakin ini pasti jadi masukan bagi Ibu yang mempunyai abk. Bahwa abk pun bisa belajar sesuai kemampuan mereka. Saya adalah orang yang tidak terlalu yakin dengan kemampuan dan dedikasi sekolah umum untuk dapat mengajar abk. Maka saya ajari sendiri anak saya tanpa saya memaksanya harus bisa. Terima kasih.
ok, thx bu rini. semoga bermanfaat
Maw nanyk ne.Aq mw bwt kti tentang anak disleksia.
Kasi msukan ya.
@riki: masukan apa ya?
Apakah bisa saya diberi informasi tempat terapis untuk anak disleksia daerah bogor ????? Saya sangat membutuhkan informasi ini karena saya sudah berusaha mencari tapi belum dapat
@mom lucy: maaf sekali saya jg tdk punya infonya. moga segera menemukan ya
terimakasih untuk postingan berharganya,,,
mohon tanggapan… sya punya murid di diagnosa oleh psikolog memiliki kelambanan dan IQ 81… anak tersebut mempunyai kendala dalam membaca, menurut saya dia disleksia, sekarang murid saya tersebut duduk di kelas 4
info di atas sangat berharga, mohon tambahan info untuk mengajar anak disleksia secara efektif… Terimakasih banyak
terima kasih atas informai yang sangat membantu..
saya panya keponakan dia bermur 3 tahun tapi jarang sekali mengeluarkan kata-kata atau berbicara, apa kah itu ciri-ciri disleksia??
bagai mana cara membuat dia lebih sering berbicara karena setiap kali di ajak bicara dia hanya tersenyum atau tertawa..
ciri-ciri nya anak nya aktif lincah dan imajinasinya tinggi karena saya lihat dia sering melakukan sesuatu yang semestinya blum bisa dilakukan oleh anak seumuran dia seperti : maen game di leptop, menghidukan tv dan mengganti cenel.
di tunggu jawabannya ya terima kasih.. ^_^
@winda lestari: selama anak sudah bisa bicara, tidak ada yg perlu dikawatirkan.
jika anak malas berbicara, itu cuma karena kurang rangsangan saja.
coba mengajak anak lbh aktif berbicara dgn pertanyaan yg tidak cukup dijawab dgn senyuman.
misalnya, “kamu mau tante belikan apa?”