KEMAMPUAN UNIK DISLEKSIA DAN ADD

0

Ditulis oleh farida | Ditulis di ABK | Ditulis tanggal 10 Oct 2008

Banyak orang yang mengalami disleksia dan ADD menguasai beberapa pemikiran yang luar biasa dan dapat menjadi orang yang sangat sukses setelah mempelajari beberapa strategi. Itu sebabnya mereka lebih tepat disebut Pemikir Kreatif.

Setiap orang berbeda dan akan memiliki sebuah kombinasi unik dari ciri-ciri umum berikut:
1. berpikir secara visual
2. pemimpi
3. mudah dialihkan
4. waspada
5. mampu melakukan banyak hal dalam satu waktu
6. stimulasi pencarian
7. sangat kreatif
8. perilaku sosial kekanakan, mengatakan apa yang terlintas dalam pikiran
9. lemah dalam menulis
10.kesulitan mengingat nama
11.mencari kegembiraan segera
12. Impulsif dan kurang sabar
13. menderita penyakit gerakan
14. dapat melihat pola ke masa depan
15. mampu fokus dalam jangka pendek
16. pengambil keputusan yang cepat
17. bosan pada tugas harian
18. suka mengambil risiko
19. bermasalah dengan telinga
20. lebih suka bekerja sendiri
21. melihat gambaran besar
22. ingin tahu
23. ide menjadi nyata
24. pelaku disorientasi
25. kadang memiliki kemampuan ekstrasensorik
26. sangat intuitif
27. perhatian jangka pendek
28. memiliki imajinasi yang nyata
29. artistik
30. merasa gagal
31. memiliki masalah orientasi ruang (kanan-kiri, utara-selatan)
32. berbicara lantang
33. kesulitan dalam masalah huruf dan angka
34. pembaca yang lambat saat muda
35. kesulitan dengan konsep matematika
36. bermasalah dengan harga diri
37. bermasalah dalam menguasai penyebutan dan pengejaan
38. bermasalah dalam memahami aturan tatabahasa
39. membaca dengan baik secara memori, “Sistem Lihat-Ucapkan”
40. selalu berpikir aktif dengan konstan
41. cara belajar terbaik dengan menangani, lebih baik daripada dengan mendengarkan atau membaca
42. mudah frustrasi
43. menyadari bahwa ia berbeda dari yang lain
44. butuh lebih lama berpikir dan merespon dibanding yang lain
45. mampu membuat sebuah gambaran mental yang lengkap dari potongan-potongan
46. agak tidak terorganisasi
47. mampu berubah seketika
48. memiliki fobia: seperti takut gelap, ketinggian, bicara di depan umum
49. lebih suka situasi tak terstruktur yang bebas
50. merasa seperti lebih bisa melihat masalah dari perspektif helikopter yang terbang di atas hutan permasalahan daripada bekerja dari akar pohon sebuah hutan
51. melihat sesuatu yang tidak dilihat orang lain

Walau tak semua Pemikir Kreatif memiliki bakat ini, penglihatan ekstrasensorik menggambarkan kemampuan unik yang berharga bagi sebagian orang namun menggelikan bagi orang yang tidak memahami perbedaan cara belajar dan proses mental dengan penggunaan otak kanan secara efektif oleh Pemikir Kreatif.

Kebanyakan orang non-disleksia dan Pemikir Kreatif skala rendah adalah pembelajar secara verbal, yaitu berdasarkan pada penerimaan kata dengan cara mendengarkan.

Pembelajaran verbal terbatas pada kecepatan bicara seseorang. Informasi auditorial ini masuk ke alam sadar, sehingga orang non-disleksia peduli pada informasi.
Berpikir dan belajar dengan gambar ribuan kali lebih cepat, dan mampu menciptakan persepsi, langsung masuk ke alam bawah sadar.

Cara belajar visual digunakan oleh Pemikir Kreatif. Penerimaan informasi sebagai gambar membuat sejumlah informasi  multi-dimensional yang luas sekali, yang dapat direkayasa oleh otak dalam banyak bentuk untuk pemikiran intuitif, persepsi, dan proses berpikir menarik lainnya.
Seringkali cara belajar ini menyebabkan jeda berpikir karena sangat banyaknya informasi yang diproses.

Semoga kita bisa lebih memahami dan memberikan dukungan penuh bagi orang-orang disleksia dan ADD

diterjemahkan bebas dengan beberapa penyesuaian dari: disleksia.wordpress.com

Artikel Terkait:

Mengajar Anak Disleksia

Kiat Mengatasi Problem Disleksia

Tulis Komentar