MENGATASI ANAK SUSAH MAKAN

54

Ditulis oleh farida | Ditulis di balita, bayi | Ditulis tanggal 13 Oct 2008

Setiap anak biasanya mengalami masa sulit makan. Seringkali hal ini membuat orangtua kawatir sang anak kekurangan nutrisi. Sebenarnya, semua anak yang sehat dan normal tidak akan membiarkan dirinya kelaparan.  Jadi, jika Anda telah memeriksa anak tidak sedang sakit, tidak sedang tumbuh gigi, tidak ada sariawan/jamur atau gangguan pada pencernaannya, serta anak tetap tampak aktif dan bahagia, maka tak perlu panik menghadapi aksi anak yang satu ini.

Yang perlu dilakukan orangtua pertama kali adalah mencari tahu penyebab anak tidak mau makan. Jika memang tidak ditemukan gangguan fisik seperti di atas, maka penyebabnya adalah masalah psikis.


Secara umum, anak tidak mau makan mungkin karena beberapa hal berikut:

  • anak masih belum trampil mengolah makanan
  • tekstur makanan yang tidak sesuai dengan perkembangannya
  • suasana makan yang kurang menyenangkan
  • trauma dengan acara makan
  • bosan dengan menu, dll

Beberapa Gejala Anak Sulit Makan dan Solusinya

1. mengeluarkan kembali dengan lidahnya

Jika ini dilakukan oleh anak yang baru belajar makan, umur 6 bulan ke atas, kemungkinan disebabkan organ-organ mulutnya belum trampil mengolah makanan atau anak merasa aneh dengan makanan yang relatif baru baginya.

Sebaiknya tekstur makanannya diperlembut dan tetap sabar menyuapi.

2. menyembur

Kemungkinan si kecil sedang mengeksplorasi organ-organ di mulutnya. Jika bayi Anda 8 bulan ke atas, bisa jadi karena makanannya terlalu cair.

Anda dapat mengentalkan tekstur makanannya agar tidak disemburkan.

3. mengulum/menyimpan di mulut dalam waktu lama

Anda bisa merangsang anak agar lebih cepat mengunyah dengan mempertahankan kehangatan makanan. Bisa dengan menyajikannya dalam mangkuk lebih besar berisi air panas/hangat. Atau membagi porsinya menjadi 2, dimana 1/2 porsi dihidangkan sambil 1/2 porsi yang lainnya tetap dihangatkan.

Untuk anak 1 tahun ke atas dapat ditambahkan lauk yang crispy seperti tempe goreng, nugget, perkedel jagung atau mungkin sekedar bawang goreng agar anak terpacu untuk lebih giat menggiling makanan dalam mulutnya.

4. menutup mulut

Biasanya ini terjadi pada anak usia 10 bulan-2 tahun. Kemungkinan penyebabnya adalah keinginan untuk protes.

Cari tahu keinginan anak. Coba turuti jika memungkinkan atau jelaskan alasan jika memang keinginannya tidak dapat dipenuhi. Dengan bahasa kasih dan konsistensi, maka masa ini bisa dilalui dengan baik.

5. pilih-pilih makanan

Anda bisa mengolah makanan yang tidak disukainya dalam bentuk yang menarik, bentuk yang lembut hingga dapat disamarkan diantara bahan makanan yang lain, atau Anda gabungkan dengan makanan favoritnya.

Selain itu, makanlah makanan yang tidak disukainya itu di hadapannya dengan perasaan gembira dan tunjukkan ekspresi betapa nikmatnya apa yang Anda makan. Lama-lama, si kecil bisa tertarik untuk mencobanya.

Tiap masa anak sulit makan mungkin berbeda-beda cara menanganinya. Masa anak susah makan ini bisa sampai 1-2 bulan. Orangtua memang dituntut untuk sabar, kreatif dan konsisten.

Artikel Terkait:

Gembira Saat Makan

Kebebasan Saat Makan

Jumlah Komentar (54)

jika memang tidak ada tanda2 fisik yg mengkawatirkan, semoga memang tdk terjd apa2 ya :)

senang baca informasi ini, bisa menenangkan ibu yg sedih anaknya sulit makan dan berat badan tidak naik-naik

Anak tidak akan membiarkan dirinya kelaparan…sekilas kalimat ini menenangkan saya…tp ketika menghadapi anak saya yg memang susah makan,berat badan jauh di bawah normalnya usia dia…saya selalu stress. Belum lagi krn kondisi saya tinggalkan dia ke kantor dan dia tidak mau minum susu (ASIP) dan UHT/pastesurisasi…

@mom silfita: selama tidak ada tanda2 sakit,maka ibu masih bisa tenang kok.
kan wajar saja jika suatu kali anak bosan makan, sama dgn kita juga kan?
yg penting tetap semangat dan terus berkreasi utk membangkitkan selera makan anak ya :)

Tulis Komentar