Ditulis oleh farida | Ditulis di ibu menyusui, kontrasepsi | Ditulis tanggal 01 Nov 2008
Sering menjadi pertanyaan di kalangan ibu yang memberikan ASI, apakah ibu masih harus ber-KB untuk mencegah kehamilan, atau bagaimana? Apa yang terbaik?
Biasanya ibu yang memberikan ASI (lakstasi) akan mengalami keterlambatan untuk kembali mendapatkan menstruasinya.
The lactational amenorrhea method (LAM) adalah salah satu teknik Kontrasepsi atau KB alamiah yang didasarkan pada Ibu memberikan ASI eksklusif akan menyebabkan tidak mendapatkan menstruasi.
Penelitian menyatakan bahwa wanita yang memberikan bayinya ASI secara eksklusif dan belum mendapatkan menstruasinya maka biasanya tidak akan mengalami kehamilan selama masa 6 bulan setelah melahirkan.
Bagaimana cara kerja ASI sebagai kontrasepsi?
ASI berhubungan dengan pelepasan hormon-hormon yang diperlukan untuk merangsang terjadinya ovulasi, sehingga semakin sering seorang ibu menyusui bayinya (ASI) maka semakin berkurang terjadinya ovulasi.
Di luar negeri karena kebiasaan memberikan ASI masih kurang dan biasanya mereka tidak memberikan ASI dalam jangka waktu lama, maka biasanya para ibu yang memberikan ASI ini akan mengkombinasikan dengan metode kontrasepsi lainnya.
Dan tentu saja para ibu yang memberikan ASI kepada bayinya akan merasa lebih aman dengan mengetahui bahwa kombinasi dari ASI ekslusif dengan metode kontrasepsi lainnya memberikan perlindungan yang lebih aman dibanding satu metode kontrasepsi saja.
Seberapa efektifkah laktasi mencegah kehamilan?
Jika seorang ibu memberikan ASI kepada bayinya sesuai dengan semua kriteria LAM, maka kemungkinan ibu untuk hamil dalam 6 bulan pertama setelah melahirkan hanya kurang dari 2%.
Bagaimanapun, untuk kebanyakan wanita, 1 dari 50 kemungkinan untuk terjadinya kehamilan yang tak terduga lebih besar resikonya dibanding mereka yang mengkombinasikan laktasi dengan metode kontrasepsi lainnya.
Satu hal yang pasti Metode LAM tidak memberikan perlindungan apapun terhadap penyakit seksual menular. Jadi bila anda mempunyai resiko dengan Penyakit seksual menular, sebaiknya anda menggunakan kondom.
Kriteria seorang ibu menggunakan Metode LAM:
- memberikan ASI secara eksklusif, yang artinya semua kebutuhan susu hanya berasal dari ASI. Ibu memberikan ASI kepada bayinya setiap dibutuhkan baik siang dan malam, dan memberikan ASI setiap 4 jam pada siang hari dan setiap 6 jam pada malam hari. Menyusui bayi secara ekslusif (bayi belum mendapatkan makanan tambahan)

- Ibu BELUM mendapatkan menstruasi. Sekali ibu sudah mendapatkan menstruasi, itu menandakan bahwa ibu sudah memulai proses ovulasi (sel telur matang) kembali
- bayi belum berumur 6 bulan. Walaupun pada beberapa wanita tetap tidak mendapatkan menstruasi untuk beberapa bulan, dan memang tidak dapat diperkirakan kapan menstruasi akan terjadi
Oleh karena wanita biasanya mengalami ovulasi sebelum mereka mendapatkan menstruasi, maka terdapat risiko ibu dapat mengalami kehamilan kembali sebelum menstruasi mulai.
Dan pada beberapa kasus, kehamilan dapat tetap terjadi meskipun ibu memberikan ASI ekslusif, yang artinya LAM tidak efektif 100%, tetapi memang seorang ibu yang memberikan ASI Ekslusif akan menjadi lebih tidak subur selama 6 bulan pertama setelah melahirkan.
Untuk ASI yang dipompa apakah ibu dapat menggunakan metode LAM?
Tidak. Karena isapan dari bayi pada puting susu mempunyai peranan penting dalam menekan ovulasi dan mengeluarkan ASI. Dengan memompa tidak seefektif isapan dari bayi.
Tips:
- berikan ASI sesering mungkin, karena semakin sering Ibu memberikan ASI dan jarak menyusui yang semakin dekat adalah terbaik untuk metode LAM ini

- ibu yang kembali bekerja dan berpisah dengan bayinya sebaiknya perlu untuk mengunakan metode kontrasepsi lainnya untuk melindungi dari kehamilan
- ibu yang sudah mendapatkan menstruasi pertamanya setelah melahirkan sebaiknya menggunakan metode kontrasepsi lainnya untuk melindungi dari kehamilan
- bila bayi sudah mulai mendapatkan tambahan makanan lainnya, atau bayi sudah berusia 6 bulan, sebaiknya perlu untuk mengunakan metode kontrasepsi lainnya untuk melindungi dari kehamilan
- bicarakanlah dengan dokter atau tenaga medis anda, untuk mendapatkan informasi tentang kontrasepsi yang sesuai untuk anda
Sumber: http://www.info-sehat.com
Artikel Terkait:


Waktu itu anak saya, Cyra masih usia 2 bln, saya sudah mengeluarkan bercak darah seperti haid, tidak banyak. mungkin 3 hari, itu juga sedikit2. seminggu berikutnya demikian lagi. apa itu tandanya sudah terjadi ovulasi? saya juga tidak pake alat kontrasepsi. thanks
apakah mommy masih menyusui? jika ya, kemungkinan itu efek dr menyusui, memang hormo blm stabil kerjanya.
apakah mom sdh subur kembali, sepertinya perlu dicek lbh lanjut.
maaf jika tidak bnyk membantu ya