Ditulis oleh farida | Ditulis di balita, bayi, rumahtangga | Ditulis tanggal 27 Dec 2008
Pertolongan pertama yang tepat sungguh penting untuk mencegah terjadinya infeksi membahayakan. Pengenalan terhadap jenis luka menjadi perhatian utama Anda.
Lecet
Biasanya terjadi akibat anak terjatuh dan membentur permukaan yang keras. Yang paling sering terkena: lutut dan siku.
Luka ini umumnya tidak mengeluarkan banyak darah.
Lakukan:
- segera cuci lukanya dengan air bersih yang mengalir
- oleskan cairan antiseptik
- bila perlu, tutup dengan plester atau kain kasa
Cedera Lutut
Bagian tubuh anak yang sering cedera akibat terjatuh adalah lutut.
Lakukan:
- jika cedera ringan, istirahatkan si kecil agar lututnya tidak banyak bergerak. Lalu angkat sedikit kakinya dengan memberi bantal sebagai ganjalan. Kompres dingin bagian yang cedera dengan es yang dibungkus handuk selama 1/2 jam selama 3 hari atau sampai tidak ada tanda pembengkakan
- jika cedera berat, ditandai dengan pergeseran tulang lutut, nyeri hebat pada lutut dan lainnya, segera bawa si kecil ke dokter
Tertusuk
Umumnya akibat tertusuk benda tajam kecil seperti peniti, paku atau duri. Yang paling sering terkena: telapak kaki.
Cirinya: terdapat lubang kecil dan darah yang keluar tidak banyak.
Lakukan:
- segera cuci lukanya dan beri cairan antiseptik lalu tutup dengan plester
- Khusus untuk tertusuk paku, sebaiknya bawa anak ke dokter. Karena bisa bisa berisiko terinfeksi bakteri tetanus (terutama bila pakunya berkarat)
Tergores
Bisa saja, jari atau tangan si kecil tergores pisau atau benda tajam lain.
Lakukan:
- Jika lukanya ringan, segera cuci dengan air bersih yang mengalir dan sabun, lalu beri cairan antiseptik dan tutup dengan kain kasa atau plester bila perlu
- Jika luka agak dalam, tekan daerah luka selama beberapa menit dengan kain bersih sampai darah berhenti keluar. Lalu bersihkan dan tutup lukanya dengan kain kasa atau plester
- bila ada pembuluh nadi yang terpotong dan cukup besar, terutama di bagian lengan atas dan paha, lakukan torniquet (mengikatkan tali atau saputangan pada bagian atas luka, bagian ynag lebih dekat dengan jantung) untuk menghentikan aliran darah pada luka
Melepuh
- alirkan air dingin untuk membilas kulit yang terkena setidaknya 5 menit
- kompres dengan kain bersih yang dibasahi air dingin
- olesi luka dengan cairan antiseptik
- jangan tutup luka karena bisa mengundang infeksi
- jika si kecil kesakitan, beri parasetamol atau ibuprofen
- bila bagian yang tersiram air panas tertutup pakaian, lepas pakaian dengan hati-hati
Benjol
Akibat kepala si kecil terbentur dinding, kaki meja atau lemari, muncul benjol di dahi karena pendarahan di bawah kulit kepala.
Lakukan:
- segera kompres dengan es batu yang dibungkus handuk selama +- 10 menit
- benjolan akan hilang dalam beberapa hari
Memar
Bagian tubuh lain si kecil juga dapat terbentur. Akibatnya warna kulit jadi kebiruan akibat pendarahan di bawah kulit kepala. Luka ini akan sembuh sendiri.
Lakukan:
- jika tidak disertai luka, untuk mengurangi nyeri, kompres daerah yang terbentur dengan es batu setiap 15 menit selama 24 jam
- esoknya, jika masih bengkak, kompres dengan air panas 3-5 menit untuk melebarkan pembuluh darah
- lalu kompres dengan air dingin 1-2 menit sebanyak 4-5 kali hingga bengkaknya hilang
Perhatian:
- kompres panas jangan sampai menimbulkan luka bakar. Karenanya gunakan air panas yang dimasukkan dalam kantong khusus kompres
- atau gunakan obat pemanas kulit, seperti balsem atau minyak yang hangat. Penggunaan obat perlu diperhatikan efeknya
Mimisan
Ditandai dengan keluarnya darah dari hidung. Terjadi karena selaput lendir anak masih tipis dan mudah pecah.
Lakukan:
- hentikan segera pendarahannya dengan memasukkan kapas ke dalam hidung
- yang penting, jaga posisi anak jangan sampai tidur terlentang, karena darah bisa masuk dan menyumbat tenggorokan
- pendarahan juga bisa dihentikan dengan mendinginkan hidung menggunakan kompres air es
Gigitan Hewan
Gigitan atau sengatan hewan beracun, seperti kelabang, kaki seribu, lebah dll, dapat menyebabkan terjadinya radang atau alergi. Pada kondisi yang lebih buruk dapat timbul kekakuan atau kelumpuhan bagian yang digigit atau disengat hewan.
Lakukan:
- segera lepas hewan dari tempat gigitannya dengan menggunakan minyak hangat seperti minyak kayu putih, minyak tawon dll. Bisa juga menggunakan terpentin atau minyak cat kuku
- bersihkan luka dengan sabun
- olesi calamine atau krim antihistamin
- bila tersengat lebah, ambil sengatnya dengan pinset, bersihkan dan olesi dengan krim antihistamin atau kompres es
- bila ada tanda-tanda membahayakan seperti pusing, mual-muntah, pucat apalagi sampai sesak nafas, segera rujuk ke rumah sakit
Gigi Patah
Akibat terjatuh atau terbentur, gigi si kecil bisa patah. Seringkali, patahnya gigi itu pada bagian pangkal hingga mengakibatkan gusi berdarah.
Lakukan:
- hentikan pendarahan dengan menyumpal atau menekankan kapas atau kasa steril yang dibasahi air hangat pada gusi yang berdarah
- atau suruh si kecil berkumur dengan air hangat/ air garam
Sumber: Laila Andaryani Hadis, dr. Erwien Isparnadi SpOT
Artikel Terkait:


