Ditulis oleh farida | Ditulis di ibu hamil, persalinan | Ditulis tanggal 21 Mar 2009
Walau terdengar cukup familiar, bagi ibu yang mengalami kondisi ini tetap saja terasa mengkhawatirkan. Ternyata, terdapat berbagai faktor penyebab terjadinya sungsang. Apa sajakah itu?
Jangan terlampau khawatir jika dokter mengatakan bahwa kondisi kehamilan Anda saat ini sungsang. Apa pasal? Sepanjang kandungan Anda belum memasuki bulan ke-9, keadaan tersebut masih terbilang normal. Demikian seperti diutarakan dr. Frizar Irmansyah, SpOG (K), dokter spesialis kebidanan dan kandungan, konsultan fertilitas endokrinologi reproduksi, Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta.


“Sungsang adalah kondisi letak bayi memanjang dengan kepala di bagian atas rahim sementara bokong bayi di bagian bawah,” katanya. Jika situasi ini terjadi pada saat kehamilan masih berusia di bawah 9 bulan maka masih dikategorikan sebagai sesuatu yang normal. Jadi jangan terburu panik.
Biasanya, pada kehamilan trimester kedua, posisi sungsang sudah dapat dideteksi. Salah satu indikasi awam adalah kandungan yang terasa penuh di bagian atas dengan gerakan janin terasa lebih banyak di bagian bawah. Namun, tentu saja untuk memastikannya Anda perlu memeriksakan kehamilan pada dokter. Lebih jauh, dr. Frizar berujar bahwa sungsang dapat terjadi pada ibu hamil manapun tanpa bisa dicegah. “Ini merupakan proses adaptasi bayi terhadap rahim,” tuturnya.
MULTIPARITAS
Selain dapat terjadi secara fisiologis atau normal, sungsang dapat juga disebabkan oleh penyebab lain, diantaranya adalah:
Kelainan dari rahim, sebut saja terdapat sekat pada rahim, bisa juga karena rahim bentuknya menyerupai angka 7- Ada miom dalam rahim yang mendesak
- Adanya lilitan tali pusat sehingga bayi tidak bisa memutar
- Placenta previa, yakni placenta yang menutupi jalan lahir
- Kepala bayi yang terlampau besar (hidrosefalus)
- Ukuran bayi lebih besar daripada panggul ibu
- Kehamilan bayi kembar
- Multiparitas, seperti kehamilan anak ke-2,3,4, dst.
‘’Kondisi sungsang jarang terjadi pada kehamilan pertama,’’ ungkapnya.
SUJUD
Jika tidak terdapat faktor risiko seperti yang disebutkan di atas, maka kondisi sungsang dianggap sebagai sesuatu yang normal. Artinya, diyakini dapat diupayakan untuk dilakukan pengoreksian.
Cara sederhana yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan posisi sujud. “Pada kehamilan 7-8 bulan koreksi dilakukan dengan cara ibu berada dalam posisi sujud atau knee-chest position. Lakukan antara 5-10 menit sebanyak 2 kali sehari. Diharapkan dengan rutin melakukannya, bayi akan memutar ke posisi yang seharusnya,” terang dr. Frizar.
Hanya saja, ia mengingatkan bahwa posisi tersebut dapat membuat ibu merasa tidak nyaman atau sesak jika dilakukan terlalu lama. Sarannya, berhentilah dulu setiap Anda mulai merasa tidak nyaman. Jangan dipaksakan. Jika Anda sudah merasa lebih baik, sujud dapat dilakukan lagi.
Lantas, bagaimana jika setelah rutin melakukan sujud si mungil tetap berada dalam kondisi sungsang? Menurut dr. Frizar, dokter dapat melakukan tindakan koreksi dari luar dengan cara memutar janin hingga pada posisi yang seharusnya. Namun, untuk melakukan tindakan ini ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, seperti:
Tidak ada lilitan tali pusat pada leher bayi- Tidak ada kondisi hidrosefalus
- Tidak ada placenta previa
- Tidak ada miom
- Ukuran bayi tidak lebih besar daripada panggul ibu
JANGAN MEMAKSA
Setiap ibu dipastikan menginginkan persalinan normal, hanya saja jika sudah tiba saatnya si kecil lahir posisinya masih sungsang, walau persalinan per vaginal bisa diusahakan tetap terdapat beberapa risiko, seperti:
Waktu sangat singkat. Pada persalinan normal (posisi kepala bayi ke luar lebih dulu) waktu yang dibutuhkan untuk mengeluarkan kepala hingga seluruh tubuhnya bisa hingga 2 jam. Sementara, pada persalinan sungsang (posisi bokong bayi ke luar lebih dulu) hingga keseluruhan badannya, waktu yang tersedia hanya 8 menit. Pasalnya, begitu bokongnya ke luar, tali pusat akan terjepit –tertekan dengan kepala—karena kepala sudah masuk panggul. “Nah, kapasitas oksigen yang dimiliki bayi hanya cukup untuk 8 menit. Lebih dari itu, ia akan meninggal,” tutur dr. Frizar.
Dikhawatirkan dapat menyebabkan perdarahan otak karena dalam waktu singkat terjadi dekompresi. Pada persalinan normal, kepala bayi akan beradaptasi mengikuti jalan lahir sedangkan pada persalinan sungsang kepala bayi tidak memiliki waktu untuk beradaptasi.- Jika bokong bayi ke luar lebih dulu, proses melahirkan benar-benar mengandalkan tenaga ibu sepenuhnya, dan bayi bisa terjepit di jalan lahir. Pada persalinan normal, jika dalam proses melahirkan Anda merasa kelelahan maka dokter dapat membantu dengan melakukan tindakan vakum atau bayi ditarik dengan forcep.
Dengan sejumlah risiko seperti yang telah dituturkan di atas, itulah mengapa banyak pasangan yang memilih jalan caesar. Bagaimana dengan Anda?
Sumber: http://parentsguide.co.id
Artikel Terkait:


Banyak pelajaran yg bisa saia ambil dr sini
thanks yach ^^
dlm usia 7 nad 8 blh msh di bilang normal jk nyungsang,,,tp ibu kesakitan dgn posisi bayi nyungsang bagaimana cr mengatasi nya????pdhl sy sudah sujud dan n gepel di lantai terimakasih
@mom filani: sabar ya bu, itulah ujiannya ibu hamil. ditelateni saja sambil diajak ngobrol janinnya. semoga dimudahkan ya
Makasih infonya, sangat bermanfaat…
posisi bayi saya sungsang karena saya pernah tergelincir di dapur pada usia kandungan memasuki 3bln, sekarang kandungan saya memasuki usia 6bln dan posisinya blm brubah, pdhl saya sudah rutin sujud tiap hari, bahayakah bila diurut? Karena mertua saya selalu menyarankan untuk diurut ke orang yg berpengalaman
mau sharing neh… sekarang usia kandunganku dah 6 bulan… pas di usg trnyata beby’y sungsang…sempet panik seh tapi di usahain buat nungging2…mudah2an bisa berubah ke posisi normal
@bunda raihan: usia 6bln masih bisa berputar kok bun posisinya.
saran saya sebaiknya jangan memakai jasa pisat karena sangat riskan.
bisa diteruskan latihan sujudnya.
selain itu bisa dengan menempatkan headset yg berisi bacaan Qur’an di perut bawah agar janin terdorong untuk mendekatkan telinganya ke arah bawah.
atau dengan mengompres dingin bagian yg dikenali sebagai letak telapak kaki janin utk merangsang janin berputar.
semoga membantu ya
wah,
subhanallah bgt sarannya,
mau sy coba dlm 1bln ini smga ada perubahan,
mksh sarannya dah sdikit ngurangin kekhawatiran
usia janin saya baru memasuki 7 bulan dan janin saya dinyatakan sungsang oleh dokter apakah saya boleh mengurut janin saya untuk merubah posisinya
@fatimah: sebaiknya jgn diurut. usi 7bln masih bisa berputar kok. coba langkah2 yg saya sebutkan di komentar sebelumnya ya
mau sharing nih.. mnta tolong bantu y,mklum ibu baru…..?
sya masih aktif bkerja ,dan pkerjaan sehari-hari sya duduk di dpan kmputer 8jam..
yang mw sy tnya apa ada efeck sma janin sya.. krn sya hampir tiap hari kecuali hari minggu,duduk tanpa ada aktifitas yg lain.
trimksih
rita rosmalia
@mom rita: selama tidak ada keluhan, maka tidak perlu terlalu akwatir ya..
tapi memang disarankan untuk setiap 2-3 jam sekali berjalan atau sekedar peregangan otot walau cuma 5 menit.
agar badan tidak terlalu capek
waktu lahiran 16 bulan yg lalu posisi faris jg sungsang terlilit tali pusat, alhamdulilah berkat pertolongan allah dan dokter serta bidan, dan do’a suami, keluarga tentunya saya bisa lahiran secara normal,alhamdulilah skg faris tumbuh sehat, aktif, pintar, walaupun sedikit agak bandel.sekedar saran saja buat bunda yang penting positif thingking aj serahin semuanya sama allah pasti allah akan ngasih yang terbaik buat kita,semangat buat bunda semua….