ENDOMETRIOSIS (1)

6

Ditulis oleh farida | Ditulis di prakonsepsi | Ditulis tanggal 17 May 2009

kistaBelakangan ini istilah Endometriosis menjadi sangat populer. Penyakit yang hanya diderita kaum perempuan ini setiap tahunnya menunjukkan kenaikan jumlah kasus walaupun data pastinya belum dapat diketahui.
Kaum perempuan tampaknya perlu mewaspadai penyakit yang seringkali ditandai dengan nyeri hebat pada saat haid ini. Pasalnya, selain dapat mengurangi potensi fertilitas atau kesuburan, penyakit ini seringkali sangat sulit terdeteksi.

Apakah Endometriosis itu?
rahimEndometriosis adalah jaringan yang semestinya terletak di dalam (endo) rahim (metrium), bertumbuh di tempat lain seperti pada lapisan otot rahim, luar rahim, saluran telur, ovarium, usus, kulit, bahkan otak wanita tersebut.

Jaringan yang terletak di luar tempat yang semestinya tersebut, tetap berfungsi dan berkembang sesuai fluktuasi hormonal dari siklus haid. Hal inilah yang menyebabkan rasa nyeri yang hebat saat haid, dan jumlah darah menstruasi lebih dari biasanya.

telurDi luar siklus haid, jaringan ini dapat berubah menjadi jaringan parut, dimana bila letaknya adalah di saluran telur atau rahim, jaringan parut ini dapat menghambat proses pembuahan dan menyebabkan kemandulan (infertilitas) pada wanita tersebut.

Penyebab Endometriosis yang pasti belum diketahui, walaupun sudah ada beberapa teori yang berusaha menjelaskan penyebabnya. Faktor keturunan menjadi salah satu faktor risiko terjadinya Endometriosis.

genKelainan ini diduga diturunkan secara genetis dan ditemukan 6x lebih sering pada wanita yang mempunyai ibu atau saudara perempuan dengan keluhan ini dibandingkan yang tidak.

Endometriosis dapat terjadi kapan saja sepanjang usia reproduksi wanita dan menjadi masalah besar karena bisa mengakibatkan terjadinya infertilitas.

Penyebab
Penyebab endometriosis secara pasti belum diketahui, tapi ada beberapa teori yang diajukan selama ini, yaitu:

  • imunMenstruasi retrograd, di mana sebagian aliran darah menstruasi dari rahim keluar ke rongga perut melalui tuba
  • Gangguan sistem kekebalan yang memungkinkan sel-sel endometrium melekat dan berkembang
  • Kelainan genetis
  • Jaringan endometrium menyebar melalui sistem kelenjar getah bening dan aliran darah
  • Faktor lingkungan, misalnya paparan terhadap dioksin

Endometriosis bisa menyebabkan INFERTILITAS karena berbagai keadaan berikut:

  • folikelParameter Hormonal. Dibandingkan dengan siklus normal, fase folikular penderita endometriosis lebih singkat, kadar estradiol lebih rendah, dan nilai puncak produksi LH (LH surge) berkurang. Folikel yang terbentuk pada saat LH surge cenderung berukuran lebih kecil.
  • Luteinized Unruptured Follicle Syndrome (LUF). LUF adalah kegagalan pelepasan sel telur dari ovarium.
  • peritoneumPengaruh Peritoneal. Pada penderita endometriosis ditemukan peningkatan jumlah dan aktivitas cairan peritoneum dan makrofag peritoneum.
  • Sistem Kekebalan. Endometriosis mempengaruhi sistem kekebalan dan secara langsung bisa mengakibatkan infertilitas.
  • Produksi Prostaglandin. Prostaglandin diduga dihasilkan oleh sel-sel endometriosis muda, menyebabkan spasme atau
  • ovumkontraksi otot. Akibat pengaruh prostaglandin, tuba menjadi kaku dan tidak dapat mengambil sel telur yang dihasilkan ovarium serta terjadi penolakan perlekatan janin dalam rahim. Selain itu gerakan sperma juga berkurang sehingga mempengaruhi kemampuannya menembus sel telur.

Gejala
uterusEndometriosis bisa timbul di berbagai tempat dan mempengaruhi gejala yang ditimbulkan. Tempat yang paling sering ditemukan adalah di belakang rahim, pada jaringan antara rektum dan vagina dan permukaan rektum. Tapi kadang-kadang ditemukan juga di tuba, ovarium, otot-otot pengikat rahim, kandung kencing dan dinding samping panggul.

darahMengikuti siklus menstruasi, setiap bulan jaringan di luar rahim ini mengalami penebalan dan perdarahan. Perdarahan ini tidak mempunyai saluran keluar seperti darah menstruasi, tapi terkumpul dalam rongga panggul dan menimbulkan nyeri. Jaringan endometriosis dalam ovarium menyebabkan terbentuknya kista coklat. Akibat peradangan jaringan secara kronis, terbentuk jaringan parut dan perlengketan organ-organ reproduksi. Sel telur sendiri terjerat dalam jaringan parut yang tebal sehingga tidak dapat dilepaskan. Sepertiga penderita endometriosis tidak mempunyai gejala apapun selain infertilitas.

perutPenderita yang lain mengalami berbagai gejala dengan gejala utama nyeri. Terutama nyeri haid yang hebat dan/atau jumlah darah menstruasi yang melebihi jumlah normal. Beberapa keluhan lain seperti nyeri saat berhubungan seksual dengan pasangan, infertilitas, nyeri berkemih, diare, sulit BAB dan mual saat menstruasi membantu menegakkan diagnosis endometriosis.

Beratnya endometriosis tidak berhubungan dengan derajat nyeri, bisa jadi endometriosis yang berat hanya menimbulkan nyeri ringan.

Gejala yang sering timbul :

Nyeri, hebatnya nyeri ditentukan oleh lokasi endometriosis

  • haidnyeri pada saat menstruasi
  • nyeri selama dan sesudah hubungan intim
  • nyeri ovulasi
  • nyeri pada pemeriksaan dalam oleh dokter

Perdarahan

  • darah1perdarahan banyak dan lama pada saat menstruasi
  • spotting sebelum menstruasi
  • menstruasi yang tidak teratur
  • darah menstruasi yang berwarna gelap yang keluar sebelum menstruasi atau di akhir menstruasi

Keluhan buang air besar dan kecil

  • wcnyeri pada saat buang air besar
  • darah pada feces
  • diare, konstipasi dan kolik
  • nyeri sebelum, pada saat dan sesudah buang air kecil

(bersambung)

Sumber: http://bidankusholihah.blogspot.com

Artikel Terkait:

Endometriosis (2)

Tips Membantu Pasangan yang Ingin Hamil

Mengenali Masa Subur

Memilih Anak Lelaki atau Perempuan?

Hamil Saat Menyusui

Jumlah Komentar (6)

saya divonis ada endometriosis dengan ukuran 5 cm. disarankan 2 langkah dengan suntikan tapros 3 bulan atau laparscopi. saya mengalami semua gejala endometriosis di atas.

pertanyaan saya : tindakan mana yang lebih tepat untuk saya, laparscopi atau suntik tapros?
siapa dokter kandungan yang ahli laparcopi di jakarta atau, jogja?
berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk laparcopi?

Dear Vera,

Saya ada referensi untuk dokter:
1) Jkt: dr. Cindy Rani, SpOg, di RS Royal Taruma - Daan Mogot (samping Citraland Mall).
2) Singapore: Prof. Dr. Christopher Chen - Gleneagles hospital. Beliau ini udah kelas berat sih..ahli bayi tabung juga & menangani kasus infertilitas. Pasiennya sudah overseas.

Semoga membantu.
Regards,
Michaela

aku d vonis endometrium tipe kompleks dah sudah mnjalani kuret….tp ko knp haid aku masih blon lancar…malah sampe 3bln aku gk haid….pdhl perut sakit seperti mo haid….tapi haid tdk kunjung datang,akhirnya aku jd bingung dan bertanya apa sebenarnya penyakit ku..? smg ada yg bisa menjawabnya..trimakasih

@elda: endometriosis memang sangat kasistik. tidak bisa digeneralisasi penanganannya.
sangat bijak jk anda konsultasikan kembali ke dokter anda.
disarankan jg utk mencari 2nd, 3rd, dst.. opinion dr dokter spesialis lainnya utk dpt memutuskan yg penanganan yg paling tepat.
maaf tidak bnyk membantu.
semoga lekas sembuh ya :)

waktu blm menikah saya mempunyai kista,pengobatan dengan suntik tapros hingga 3x. Setelah saya menikah 1 tahun saya belum hamil jg lalu memeriksakan k dokter,menurut hasil USG kista tdk ada namun keputihan bnyk sekali. saya jg sering mengalami rasa sakit dan darah haid yg berlebihan,,,,,sebenarnya saya knp?tolong bantu?trims

@desi: sblmnya mohon maaf sekali karena saya bukan ahlinya. ada baiknya anda konsultasikan kembali ke bbrp dokter spesialis utk memastikan penanganan yg tepat

Tulis Komentar