Posted by farida | Posted in balita | Posted on 11-05-2010
Membiasakan anak untuk meminta maaf tidaklah gampang karena dibutuhkan jiwa besar untuk mengakui sebuah kesalahan. Ajarkan anak untuk meminta maaf dengan cara :
1. Berilah contoh
Jika menginginkan anak mempunyai sikap tidak segan meminta maaf, maka berilah contoh melalui tindakan nyata dengan meminta maaf kepada orang lain saat melakukan kesalahan. Orangtua tentunya tidak luput dari kesalahan, bahkan kepada anak sendiri.
2. Ajarkan nilai empati
Saat anak berat berkata maaf, ajaklah dia berdiskusi tentang rasa empati. Misalnya, saat anak memukul teman hingga berdarah, coba tanyakan, “Menurutmu, apa yang kamu rasakan saat seseorang memukulmu?” “Ya, sakit!” jawabnya. “Demikian juga dengan temanmu yang terkena pukulanmu. Dia juga merasa sakit. Jadi, mintalah maaf padanya.”
3. Meminta Maaf Bukan Berarti Kalah
Jangankan kepada anak kecil, mengajarkan untuk berjiwa besar kepada orang dewasa pun sulit. Namun dengan pembiasaan dan contoh yang baik, anak akan belajar bahwa meminta maaf tidak selalu berarti kalah, namun menghormati kepentingan dan perasaan orang lain.
4. Meminta maaf akan mempercepat penyelesaian masalah
Saat masalah terselesaikan, maka hubungan dengan temannya akan kembali membaik, kembali bermain bersama, tanpa ada rasa kesal maupun dendam.
5. Jika tidak mau meminta maaf, maka dia akan kehilangan teman
Bagi seorang anak, teman sangatlah berarti. Sampaikan pada anak, bahwa dalam berteman harus ada rasa sayang dan menghargai. Kalau tidak mau meminta maaf saat melakukan kesalahan, maka semua teman akan meninggalkannya dan dia akan kesepian.
Sumber: Parent’s Guide
Artikel Terkait:

mengajarkan anak meminta maaf sangat penting untuk perkembangannya besosialisasi di linkungan pertemanan…….dan mengajarkannya ttg nilai2 yg baik